BIDADARI
Selamat
pagi duniaku …
Apa kabarmu hari ini?
Aku bahkan tidak mendengar suaramu…
Apakah kau masih tidur dalam gelap?
Atau kau memang sengaja bersembunyi
dalam keheningan?
Aku tidak pernah tahu …
Tapi, aku sedang mencari tahu …
Tak lama setelah itu …
Ternyata kulihat kau sedang menelisik
hatiku
Mencari jawaban atas sesuatu
Dan kemudian kau tersenyum muncul di
hadapku
Kau katakan : “Hari ini kulihat hatimu
bahagia.”
Dan kuberkata : “Itu, karena kau selalu
di sisiku menemaniku.”
Kau kembali berkata : “Meski kita
terbentang jauh jarak?”
Dan kumenjawab : “Yap…”
Kau tersenyum …
Dan dua bidadariku pun muncul satu per
satu
Mereka tersenyum dan menanyakan
bagaimana kabarku hari ini
Aku pun menjawab : “Aku selalu baik
karena selalu memikirkan kalian.”
Mereka kemudian berkata : “Kau sudah
besar.”
Dan cinta itu pun selalu menyeruak di
seluruh tubuhku
Aku tidak pernah berhenti menyapa Tuhan
dan aku berkata padaNya
“Terima kasih karena telah memberikanku
dua bidadari yang sangat luar biasa”
16
Juli 2013
09.27
A.M.
Ini puisi aku persembahkan untuk kedua orang tuaku yang
selalu menemaniku ketika aku jauh maupun dekat dengan doa dan perhatiannya.
Terima kasih Emak dan Bapak atas cinta kalian yang tidak pernah henti untuk
anak bungsumu yang paling manja ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar