Senin, 24 April 2017

BIDADARI

Selamat pagi duniaku …
Apa kabarmu hari ini?
Aku bahkan tidak mendengar suaramu…
Apakah kau masih tidur dalam gelap?
Atau kau memang sengaja bersembunyi dalam keheningan?
Aku tidak pernah tahu …
Tapi, aku sedang mencari tahu …
Tak lama setelah itu …
Ternyata kulihat kau sedang menelisik hatiku
Mencari jawaban atas sesuatu
Dan kemudian kau tersenyum muncul di hadapku
Kau katakan : “Hari ini kulihat hatimu bahagia.”
Dan kuberkata : “Itu, karena kau selalu di sisiku menemaniku.”
Kau kembali berkata : “Meski kita terbentang jauh jarak?”
Dan kumenjawab : “Yap…”
Kau tersenyum …
Dan dua bidadariku pun muncul satu per satu
Mereka tersenyum dan menanyakan bagaimana kabarku hari ini
Aku pun menjawab : “Aku selalu baik karena selalu memikirkan kalian.”
Mereka kemudian berkata : “Kau sudah besar.”
Dan cinta itu pun selalu menyeruak di seluruh tubuhku
Aku tidak pernah berhenti menyapa Tuhan
dan aku berkata padaNya
“Terima kasih karena telah memberikanku dua bidadari yang sangat luar biasa”

16 Juli 2013
09.27 A.M.

Ini puisi aku persembahkan untuk kedua orang tuaku yang selalu menemaniku ketika aku jauh maupun dekat dengan doa dan perhatiannya. Terima kasih Emak dan Bapak atas cinta kalian yang tidak pernah henti untuk anak bungsumu yang paling manja ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

OUR MESSAGE TO BWF: DON'T PLAY A ROLE AS A VICTIM AND PLEASE FIX YOUR SYSTEM

The controversy of the NHS and BWF decision to withdraw the Indonesian Badminton Team from participating in All England 2021 makes Indonesia...