Hallyu,
KPOP, KDrama, KVariety, dan semua hal tentang Korea saat ini menjadi sangat populer.
Namun ternyata tidak hanya mengenai entertainment dan budaya saja yang Korea
tawarkan kemenarikannya. Bagi banyak mahasiswa ataupun pelajar, ada satu hal
pula yang menarik di Korea yakni belajar di universitas-universitas di sana.
Universitas
di Korea tidak kalah menarik dari segi rangking dan kualitas dengan universitas-universitas
di Eropa dan Amerika. Beberapa sekolah di sana sudah banyak yang masuk dalam kategori 100 besar dunia.
Sebut saja Seoul National University yang merupakan universitas terbaik di
Korea dan 100 universitas terbaik di dunia. Tidak hanya itu terdapat pula Korea
University (the best business university in Korea), Yonsei University, KAIST
(technology university), dan lainnya. Kebanyakan universitas di Korea terkenal
dengan kualitas mereka di bidang teknologi, bisnis, ekonomi, dan kedokteran.
Bagi
teman-teman yang tertarik untuk melanjutkan kuliah S1 atau S2 di Korea biasanya
terdapat prasyarat berupa kemampuan bahasa Korea yang ditunjukkan dengan
sertifikat TOPIK (Test of Proficiency in Korea). Tes kemampuan bahasa ini
sebenarnya hampir sama dengan tes kemampuan bahasa-bahasa lainnya. TOPIK
dibedakan menjadi dua tingkatan yakni TOPIK I dan TOPIK II. Perbedaan dari
kedua tes TOPIK ini adalah pada materi yang diujikan, waktu, dan tujuan dalam
mengikutinya. Tes TOPIK I hanya mengujikan materi dasar dan soal dibagi menjadi
dua bagian yakni listening
(mendengar) dan grammar (tata
bahasa). Sementara TOPIK II mengujikan materi yang lebih sulit pastinya
dibandingkan dengan TOPIK I dan soal dibagi menjadi tiga bagian yakni listening (mendengar), reading (membaca), dan writing (menulis).
Biasanya
universitas di Korea mewajibkan mahasiswa internasional yang ingin mengikuti
perkuliahan dengan syarat memiliki sertifikat TOPIK level 3 atau 4 tergantung
pada universitas. Untuk bisa mendapatkan TOPIK level 3 atau 4 kita harus
mengikuti tes TOPIK II.
Tes
TOPIK ini dilaksanakan lima sampai enam kali setiap tahun dan hanya dua sampai
empat kali di negara selain Korea Selatan. Di Indonesia sendiri, tahun 2015 ini
dilaksanakan dua kali yakni di bulan April dan Oktober. Tempat pelaksanaan di
Indonesia masih sangat terbatas yakni di Jakarta International Korean School,
Jurusan Bahasa Korea Universitas Gadjah Mada Jogjakarta, dan Denpasar. Berdasarkan
pengalaman mengikuti tes tahun ini pendaftaran biasanya dibuka dua sampai tiga
bulan sebelum tes dilaksanakan. Di Indonesia peserta diharuskan datang langsung
ke tempat pelaksanaan tes untuk mendaftar dan tidak dilakukan pendaftaran secara
online. Untuk tahun 2016, di Indonesia TOPIK akan dilakukan dua kali juga yakni
pada tanggal 17 April (Jakarta International Korean School) dan 16 Oktober
(Jakarta International Korean School, Jurusan Bahasa Korea Universitas Gadjah
Mada, dan Denpasar). Hasil ujian akan diumumkan satu bulan setelah tes
dilaksanakan.

