Senin, 30 November 2015

TOPIK (Test of Proficiency in Korea)Satu Langkah Menuju Universitas di Korea



Hallyu, KPOP, KDrama, KVariety, dan semua hal tentang Korea saat ini menjadi sangat populer. Namun ternyata tidak hanya mengenai entertainment dan budaya saja yang Korea tawarkan kemenarikannya. Bagi banyak mahasiswa ataupun pelajar, ada satu hal pula yang menarik di Korea yakni belajar di universitas-universitas di sana.

Universitas di Korea tidak kalah menarik dari segi rangking dan kualitas dengan universitas-universitas di Eropa dan Amerika. Beberapa sekolah di sana sudah banyak  yang masuk dalam kategori 100 besar dunia. Sebut saja Seoul National University yang merupakan universitas terbaik di Korea dan 100 universitas terbaik di dunia. Tidak hanya itu terdapat pula Korea University (the best business university in Korea), Yonsei University, KAIST (technology university), dan lainnya. Kebanyakan universitas di Korea terkenal dengan kualitas mereka di bidang teknologi, bisnis, ekonomi, dan kedokteran.

Bagi teman-teman yang tertarik untuk melanjutkan kuliah S1 atau S2 di Korea biasanya terdapat prasyarat berupa kemampuan bahasa Korea yang ditunjukkan dengan sertifikat TOPIK (Test of Proficiency in Korea). Tes kemampuan bahasa ini sebenarnya hampir sama dengan tes kemampuan bahasa-bahasa lainnya. TOPIK dibedakan menjadi dua tingkatan yakni TOPIK I dan TOPIK II. Perbedaan dari kedua tes TOPIK ini adalah pada materi yang diujikan, waktu, dan tujuan dalam mengikutinya. Tes TOPIK I hanya mengujikan materi dasar dan soal dibagi menjadi dua bagian yakni listening (mendengar) dan grammar (tata bahasa). Sementara TOPIK II mengujikan materi yang lebih sulit pastinya dibandingkan dengan TOPIK I dan soal dibagi menjadi tiga bagian yakni listening (mendengar), reading (membaca), dan writing (menulis).
 

Biasanya universitas di Korea mewajibkan mahasiswa internasional yang ingin mengikuti perkuliahan dengan syarat memiliki sertifikat TOPIK level 3 atau 4 tergantung pada universitas. Untuk bisa mendapatkan TOPIK level 3 atau 4 kita harus mengikuti tes TOPIK II.

Tes TOPIK ini dilaksanakan lima sampai enam kali setiap tahun dan hanya dua sampai empat kali di negara selain Korea Selatan. Di Indonesia sendiri, tahun 2015 ini dilaksanakan dua kali yakni di bulan April dan Oktober. Tempat pelaksanaan di Indonesia masih sangat terbatas yakni di Jakarta International Korean School, Jurusan Bahasa Korea Universitas Gadjah Mada Jogjakarta, dan Denpasar. Berdasarkan pengalaman mengikuti tes tahun ini pendaftaran biasanya dibuka dua sampai tiga bulan sebelum tes dilaksanakan. Di Indonesia peserta diharuskan datang langsung ke tempat pelaksanaan tes untuk mendaftar dan tidak dilakukan pendaftaran secara online. Untuk tahun 2016, di Indonesia TOPIK akan dilakukan dua kali juga yakni pada tanggal 17 April (Jakarta International Korean School) dan 16 Oktober (Jakarta International Korean School, Jurusan Bahasa Korea Universitas Gadjah Mada, dan Denpasar). Hasil ujian akan diumumkan satu bulan setelah tes dilaksanakan.

Semangat mencari ilmu dan berbagi!!! Semoga bermanfaat…^_^

OUR MESSAGE TO BWF: DON'T PLAY A ROLE AS A VICTIM AND PLEASE FIX YOUR SYSTEM

The controversy of the NHS and BWF decision to withdraw the Indonesian Badminton Team from participating in All England 2021 makes Indonesia...