Sebagai sesama manusia yang sama-sama berjuang untuk meraih mimpi yang kita genggam sejak lama kita harus saling menghargai dan memahami mimpi orang lain. Ketika seorang anak muda yang berasal dari keluarga biasa atau bahkan tidak mampu, dia bermimpi untuk menjadi milliader. Ketika seseorang dengan kemampuan otak rata-rata, memiliki harapan dan mimpi untuk bisa melanjutkan studi di negara yang memiliki tingkat pendidikan yang sangat ekstrem. Ketika seorang dengan kekurangan fisik bermimpi untuk menjadi olahragawan. Banyak orang yang percaya bahwa hal itu sangat sulit dan bahkan mungkin mustahil untuk diwujudkan. Banyak pula yang menganggap bahwa mereka mungkin saja mampu mewujudkannya jika mereka mau berusaha. Ada pro dan kontra. Yah itulah kehidupan...selalu ada dua sisi mata uang. Akan tetapi, bagaimana hal terbaik yang bisa kita lakukan? Semua akan pasti cukup setuju dengan pendapat kedua yang menyatakannya bahwa mungkin mimpi itu bisa terwujud jika mereka yang memiliki mereka mau berusaha. Akan tetapi, ada satu hal yang selalu saya pikirkan dan saya renungkan setiap saat mengenai hal ini.
Ketika kita melihat dan mendengar mimpi orang lain, memberikan penilaian mereka dari covernya saja bukan merupakan penilaian yang terbaik. Seseorang dengan kemampuan kondisi keluarga yang biasa saja, seorang dengan kemampuan rata-rata, seorang dengan kekurangan fisik, atau bahkan seorang anak muda yang terkenal nakal dan brutal...semuanya yang terlihat dari mata kita itu tidak baik tidak sepenuhnya benar. Kita pasti meyakini bahwa setiap orang memiliki kelebihan...setiap mereka yang terlihat kurang di depan selalu memiliki kelebihan yang tersembunyi, setiap manusia yang terlihat sangat indah di depan juga memiliki kekurangan di baliknya. Dari situlah kita harus mampu memahami diri kita sendiri bahwa mimpi seseorang seperti apapun orang lain itu terlihat akan bisa tercapai karena Tuhan selalu memberikan keadilan pada semua makhlukNya. Selain itu, ada satu hal lagi yang terpenting: dengan kita menghargai mimpi seseorang sebenarnya kita telah berusaha selangkah lebih maju untuk mewujudkan mimpi kita pula karena menyetujui mimpi seseorang akan membuat orang lain menyetujui mimpi kita. Seperti halnya sebuah pepatah yang menyatakan "apa yang kita tanam, itulah nanti yang kita petik", seperti itu pula perjanjian kita dengan harapan dan mimpi orang lain.
Oleh karena itu, sebagai anak muda yang masih bisa memperbaiki diri dan selalu berkembang, akan lebih baik ketika kita berusaha menggantungkan mimpi kita setinggi-tingginya dan dengan kerja keras kita mewujudkannya salah satunya dengan menyetujui mimpi orang lain. Tentunya, harapan dan mimpi mereka yang positif. So kawan...Selamat berjuang mewujudkan impian dan harapanmu. Banggakan keluarga dan negaramu. ;)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar