Matahari
di pagi hari selalu menelisik hatiku
Dia
seperti hidup dengan memberiku isyarat
dan
ketika cinta dan kasih sayang itu membelai
Dia
menyapaku dengan kehangatannya
Setiap
hari dan di setiap menitku
kurasakan
keindahan kenikmatan itu
tiada
tara dan tiada terungkap dengan kata
Hanya
iringan nada untuk selalu mengasihi cinta
Namun,
kini dia mulai marah dan menjerit
karena
semua tak sadar akan yang ada
Hanya
keserakahan dan nafsu belaka
Aku
merasa untaian nada yang tak biasa darinya
Seperti
menjerit meminta aku menghalanginya
Namun,
tak kuasa juga aku bergerak
Lidahku
kaku tak mampu berkata
Hanya
bisa melangkahkan kaki dengan memberinya cinta
Alamku,
marah kepadaku dan kawan-kawan lainnya
Di hatiku
aku menjerit dan menangisinya
Namun,
aku selalu akan mencintai dan mengasihinya
dengan
langkah kaki dan kaki-kakiku yang masih tegap
Karena
aku tahu TUHAN memberikannya untuk dijaga
Seperti
juga aku membutuhkannya
aku harus
menjaganya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar