Senin, 02 Oktober 2017

Untukmu dan Beliau

Aku menangis di tengah derasnya hujan
Bukan karena apapun
Separah itukah hubungan keduanya?
Tidak bisakah keduanya saling membuka diri
Kembali bersilaturahim meski hanya saling sapa
Saling ingat kebaikan-kebaikan yang dilakukan
Aku tidak pernah tahu rincinya
Tapi, sekarang aku memahami semua dari kedua arah mata angin
Kepadamu yang pernah tersakiti olehnya
karena tidak didengar atau apapun itu
semoga Allah membuka hatimu
Kepadamu yang pernah tersakiti olehku
di tengah rintik hujan ini
aku berharap kau baik-baik selalu
sukses dengan kehidupanmu
pegang erat-erat yang perlu kau pegang
Sayangi keluargamu, adik-adikmu, ayah dan ibumu
Aku tidak pernah melupakan semua pembelajaran ini
Kalian harus bahagia dengan semua kehidupannya
Semoga jika Allah memberi kesempatan
Kita mampu bertemu di dunia
Jika tidak, semoga kita saling menyelamatkan di akhirat
Mari saling memaafkan dan saling mendoakan
Itu yang selalu Ibuku ajarkan padaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

OUR MESSAGE TO BWF: DON'T PLAY A ROLE AS A VICTIM AND PLEASE FIX YOUR SYSTEM

The controversy of the NHS and BWF decision to withdraw the Indonesian Badminton Team from participating in All England 2021 makes Indonesia...